08 Mei 2009

Associazone Sportiva Roma


Associazone Sportiva Roma

Sejarah Singkat

Alamat: Via di Trigoria km. 3,6 - 00128 Roma Tel. (06) 501911 - Fax (06) 5061736

Pusat Latihan: Centro Sportivo Fulvio Bernardini Via di Trigoria km 3,6 - 00128 Roma

Tahun Berdiri: 1927

Situs Resmi:
www.asroma.it


Stadion: Olimpico Roma, Kapasitas 80.500 Penonton, Lebar Lapangan 105 M x 68 M

Kostum Kandang: Baju Merah, Celana Putih, Kaos Kaki Hitam

Kostum Tandang: Baju Putih, Celana Putih, Kaos Kaki Putih

Julukan: Il Lupo, Giallorossi

Management

Presiden: Franco Sensi

Wakil: Rosella Sensi

Direktur Olahraga: Daniele Prade

Penanggung Jawab Teknik: Bruno Conti

Staff


Pelatih: Luciano Spalletti

Asisten: Marco Domenichini, Aurelio Andreazzi, Daniele Baldini

Pelatih Kiper: Adriano Bonaiuti

Pelatih Pemain Muda: Alberto De Rossi

Manajer Tim: Salvatore Scaglia

Pelatih Fisik: Paolo Bertelli, Luca Franceschi

Staff Medis: Mario Brozzi

Phsioteraphy: Giorgio Rossi, Silio Musa, Alfredo Soi, Carlo Zazza

Prestasi

Tim Senior:

3 Scudetto Serie-A
1941/1942
1982/1983
2000/2001

8 Coppa Italia
1963/1964
1968/1969
1979/1980
1980/1981
1983/1984
1985/1986
1990/1991
2006/2007

2 Supercoppa Italia
2001
2007

1 Campione Serie-B
1951/1952

1 Fairs Cup
1960/1961

1 Torneo Anglo - Italiano
1971/1972


Tim Junior:

6 Primavera
1972/1973
1973/1974
1977/1978
1983/1984
1989/1990
2004/2005

3 Coppa Italia Primavera
1973/1974
1974/1975
1993/1994

1 Torneo Di Viareggio
1981
1983
1991

Fact

Penampilan Terbanyak: Giacomo Losi (386)

Gol Terbanyak: Francesco Totti (158)

Kartu Kuning Terbanyak: Giuseppe Giannini (78), Francesco Totti (78)

Kartu Merah Terbanyak: Francesco Totti (9)

Humor Bisa Sejenak Lupakan Kesulitan Hidup


Sekalipun pandangan matanya terganggu, Gus Dur dikenal sebagai humoris. Orang yang banyak humor. Saat berbicara, dia selalu menyelipkan joke, cerita lucu, yang membuat pendengarnya tertawa. Joke-jokenya itu disukai oleh banyak tokoh dunia.

"Gus, kok suka humor terus sih?" tanya seorang yang kagum karena humor Gus Dur selalu berganti-ganti. "Di pesantren, humor itu jadi kegiatan sehari-hari," jelasnya.

"Dengan lelucon, kita bisa sejenak melupakan kesulitan hidup. Dengan humor, pikiran kita jadi sehat," sambungnya.

Menyesal, Bosingwa Tarik Ucapannya


Perlahan-lahan para punggawa Chelsea mulai menyadari kesalahan yang mereka perbuat pada laga leg kedua semifinal Liga Champions 2008/2009 melawan Barcelona. Setelah Didier Drogba, kini giliran wing bek Jose Bosingwa yang menyatakan penyesalannya juga.

Bosingwa termasuk dalam beberapa pemain yang mengkitik bahkan mengecam keras kepemimpinan wasit Tom Henning Ovrebo pada pertandingan itu. Pengadil lapangan asal Norwegia tersebut dituding telah bersikap tidak adil kepada armada The Blues dengan tidak memberikan beberapa tendangan penalti, padahal Barca nyata-nyata melakukan pelanggaran di daerah terlarang.

Seperti Drogba dan yang lainnya, Bosingwa pun menyebut Ovrebo telah merenggut kemenangan timnya. Lebih dari itu, dia juga melebeli sang wasit sebagai pencuri.

Kini, emosi Bosingwa sudah mereda, dia sudah bisa kembali berpikir jernih. Memohon maaf adalah satu-satunya hal yang ada dibenanknya.

"Kami semua sangat kecewa dan frustrasi pada akhir pertandingan malam itu. Saya sangat menyesal telah menyebutnya (Ovrebo) sebagai pencuri,"ungkap pemain asal Portugal tersebut.

"Saya telah melakukan introspeksi. Terhitung mulai saat ini, saya ingin menarik kembali segala ucapan itu," tandas Bosingwa lagi seperti disitat TeamTalk, (8/5/2009)

Prandelli Tolak Tinggalkan Fiorentina


Pelatih Fiorentina itu mengaku tidak memiliki alasan untuk meninggalkan timnya itu.

Pelatih Fiorentina Cesare Prandelli banyak dibidik klub lain untuk bergabung. Roma dan Juventus adalah beberapa klub yang berharap bisa menggaetnya musim depan.

Prandelli yang menyadari namanya masuk dalam daftar target beberapa klub mengaku tidak tertarik untuk menyambut tawaran dari klub selain Fiorentina.

"Kami telah membawa Fiorentina ke posisi yang sangat baik dalam tiga musim terakhir dan kami berharap tren positif itu berlanjut tahun depan," ujar Prandelli kepada Radio Kiss Kiss.

"Saja melakukan tugas saya dengan baik di Florence. Saya menyukai orang-orang di sini dan juga kotanya, dan juga saya tak terlibat dengan masalah."

Kabar terakhir menyebutkan Prandelli akan menggantikan Luciano Spalletti di Roma untuk musim depan.

Bremen Melenggang Ke Final


Di luar dugaan, Werder Bremen bisa membalikkan keadaan dan melenggang ke final Piala UEFA untuk menghadapi Shakhtar Donetsk.

Setelah Shakhtar Donetsk, Werder Bremen menjadi tim yang meraih satu tiket tersisa untuk final Piala UEFA musim 2008/09.

Kepastian itu didapat setelah Bremen berhasil membalikkan keadaan di HSV Arena, Jumat (8/5) dinihari WIB dengan menjungkalkan Hamburg SV 3-2.

Secara agregat, kedua tim berbagi skor sama 3-3, setelah di pertemuan pertama Hamburg berhasil menang 1-0. Namun Bremen berhak lolos karena aturan produktifitas gol yang lebih baik di kandang lawan.

Werder Bremen punya kesempatan pertama untuk unggul. Sayang sundulan Claudio Pizarro di menit 11, menyambut umpan Markus Rosenborg tidak tepat sasaran.

Semenit kemudian, Ivica Olic berhasil membawa Hamburg memimpin lewat serangan cepat setelah menaklukkan Tim Wiese dengan tendangannya.

Namun Bremen bisa membalas di menit 29. Usai bekerja sama dengan Pizarro, Diego melepas tendangan chip yang membuat Frank Rost takluk. Gol cantik itu menjadikan skor sementara 1-1.

Tujuh menit berselang, Diego nyaris membawa tim tamu memimpin jika saja tendangannya tidak dihalau Wiese.

Bremen baru benar-benar memimpin ketika pertandingan sudah memasuki menit ke-66. Rost yang tampil atraktif akhirnya takluk dan membuat kesalahan fatal dengan gagal mengamankan bola tendangan Pizarro dengan sempurna. 2-1 untuk tim tamu.

Frank Baumann kembali memaksa Rost mengambil bola dari gawangnya setelah bola hasil sundulan kepalanya masuk dan mengubah skor menjadi 3-1.

Hamburg tak menyerah. Terbukti, usaha Olic membuahkan hasil di menit 87 setelah memaksakan diri menyundul bola. Namun tim tuan rumah tak mampu lagi menjebol gawang Wiese hingga pertandingan rampung, yang membuat Bremen melenggang ke final untuk menghadapai Shakhtar Donetsk.

De Rossi Bisa Tinggalkan Roma


Agen gelandang Daniele De Rossi, Vincenzo Morabito menyatakan kliennya kecewa dengan prestasi AS Roma musim ini. Menurutnya, bila "I Giallorossi" sampai gagal tampil di Liga Champions musim depan, De Rossi bisa hengkang.

Saat ini AS Roma berada di peringkat keenam dengan 53 poin atau berselisih delapan angka dari zona Liga Champions. Secara matematis, AS Romamasih berkesempatan merebut posisi empat besar. Namun, dari segi konsistensi permainan, peluang Roma untuk gagal juga cukup besar.

Mengingat AS Roma diisi sejumlah pemain top, tidaklah aneh bila mereka berniat pindah klub demi trofi. Morabito memperkirakan, setidaknya ada dua atau tiga pemain utama bakal meninggalkan Olimpico.

"Klub berada dalam situasi sangat sulit. Saya mengira dua atau tiga pemain penting pergi. Tak diragukan lagi, (Philippe) Mexes akan pergi. Satu lagi bisa jadi adalah (Simone) Perotta. Bila tawaran besar datang untuk De Rossi, saya kira wakil kapten itu juga bisa hengkang," papar Morabito.

Inter Milan dikabarkan bersedia membayar sebesar 40 juta euro atau sekitar Rp 552 miliar rupiah untuk mendapatkan De Rossi. Inter memang sedang membidik pemain top untuk membentuk tim yang bisa menaklukkan Eropa.

Pengusaha Jerman Bantah Beli Roma


Sejumlah media massa belakangan ini berulangkali mengkaitkan pengusaha Jerman itu dengan Roma. Namun Flick membantah segala pemberitaan, dan menilai media massa di Italia salah dalam menafsirkan nama Flick.

"Saya tidak tahu Roma," tegas Flick kepada majalah mingguan Jerman Bunte. "Tapi ada seorang pengacara bernama Volker flick, yang mengurus rencana seseorang untuk membeli klub tersebut."

Sementara Paolo Fiorentino, wakil presiden Bank Unicredit, juga mengatakan ia belum mendengar adanya penawaran untuk Giallorossi. Unicredit yang tertarik dengan hal ini, karena mereka tetap menguasai Italpetroli, perusahaan yang memiliki Roma.

"Saya tidak memiliki bukti mengenai kesepakatan tersebut. Kami mengikuti Roma yang semua tingkatan manajemennya dikelola keluarga Sensi," kata Fiorentino.

"Itu pendapat saya bahwa keluarga Sensi membuat evaluasi yang tepat untuk melakukan sesuatu terhadap klub. Saya yakin bahwa masalah ini bisa dipahami."

"Saya tidak melihat Rosella Sensi sejak Roma menghadapi Chelsea. Saya tidak bersedia memberikan komentar apa pun tentang hal yang saya tidak tahu."

07 Mei 2009

Welcome Note

Selamat datang di handica.blogspot.com
Ini adalah blog baru aku..
Bagi temen - temen yang udah pengalaman, aku tidak menolak kalo temen - temen mau membimbing aku, karena jujur aku belum mengerti perihal blog, apalagi urus blog, mainan aku selama ini cuma forum2 n situs sosial (Friendster and Facebook). Jadi aku minta bantuan temen - temen semua supaya aku bisa lebih mahir maen blog, he he he..
Sekian dulu aja deh...